Keluarga Sumiarti Gelar Tahlilan Selama 7 Malam

Keluarga Sumiarti Gelar Tahlilan Selama 7 Malam

Cilacap: Keluarga besar Sumiarti Ningsih, WNI yang menjadi korban pembunuhan di Hong Kong, menggelar tahlilan. Puluhan warga turut datang untuk mendoakan Sumiarti yang dibunuh secara sadis oleh bankir asal Inggris bernama Rurik Jutting.

Acara doa bersama ini berlangsung di rumah Sumiarti yang berlokasi di Gandrungmangu, Cilacap, jawa Tengah. Acara yang dimulai sejak Selasa (4/11) malam, akan berlangsung tiap malam hingga 7 hari kedepan.

Imam Masjid dan tokoh agama setempat, Ngatiman, mengatakan bahwa acara tahlilaln ini berlangsung untuk mendoakan arwah Sumarti agar bisa tenang. Keluarga juga ingin seluruh dosa dan amal perbuatan Sumiarti dapat diterima Yang Maha Kuasa.

Saat ini jasad Sumiarti, dan satu korban lain yang bernama Jesse Lorena Ruri, masih berada di Hongkong. Jasad diperkirakan dapat dikirim ke tanah air sekitar minggu depan.

Pada Sabtu (1/10/2014), kepolisian Hong Kong menangkap Rurik Jutting di sebuah apartemen. Ia dituduh membunuh Sumarti dan seorang WNI lain, Jesse Lorena Ruri.

Polisi menemukan jasad Sumarti membusuk dalam koper. Tangan dan kakinya diikat. Polisi memperkirakan Sumarti meninggal lima hari lalu.

Sumber