Ini Syaratnya Bila KIH Ingin Berdamai dengan KMP

Ini Syaratnya Bila KIH Ingin Berdamai dengan KMP

Jakarta: Anggota DPR dari Fraksi PAN Yandri Susanto meminta, Koalisi Indonesia Hebat membubarkan diri dari aksi boikotnya terhadap pimpinan DPR dan juga aksi membentuk pimpinan DPR tandingan.

Jika hal itu dilakukan, Yandri menjamin Koalisi Merah Putih akan membuka forum lobi untuk membahas pemilihan ulang pimpinan alat kelengkapan dewan secara proporsional dari seluruh fraksi partai politik.

“Kalau bisa hari ini KIH membubarkan itu, membubarkan diri (membentuk pimpinan DPR tandingan–Red), itu awal yang baik,” ujar Yandri dalam dialog 8-11 Show diMetro Tv, Rabu (5/11/2014).

Yandri menegaskan, sikap yang dilakukan KMP dalam memilih pimpinan MPR, DPR, dan alat kelengkapan dewan, sudah sesuai dengan UU MD3 dan tata tertib DPR yang notabene dibentuk sendiri oleh KMP yang menjadi mayoritas di DPR. Dia menjamin ruan globi dari KMP akan terbuka untuk KIH, jika niat baik dari kedua belah pihak ditunjukkan. “Kami sedang lobi dari hati ke hati,” kata dia.

Anggota DPR dari Fraksi PDIP Aria Bima menyanggah pernyataan Yandri pada kesempatan yang sama, keduanya terlibat perdebatan kecil. Aria mengatakan, reaksi PDIP mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap pimpinan DPR dan membentuk pimpinan DPR tandingan, karena KMP kembali menyapu bersih kursi pimpinan alat kelengkapan dewan dan menutup ruang lobi dengan KIH. “Kemarin kan (KMP) menutup lobi,” ucapnya.

Yandri berkilah, yang dilakukan KMP dalam memilih pimpinan alat kelengkapan dewan sudah sesuai dengan prosedur tata tertib dan UU MD3. “Karena itu mengacu ke tatib,” ketusnya.

“Ini kan karena lobinya tidak dilakukan, KMP menutup lobi. Kemarin itu demokrasi pukul palu saja dak-dok-dak-dok, tapi ya jangan disapu habis,” balas Aria.

Sumber